KIAT-KIAT MENGENDALIKAN
DIRI SENDIRI DARI EMOSI
Emosi pasti ada didalam semua manusia, emosi muncul pada saat kondisi
tubuh kita sedang marah, kesal, maupun kecewa. Emosi muncul juga tidak dalam
keadaan kesal atau marah saja, dalam keadaan senang pun emosi bias muncul. Selain
itu mengendalikan emosi tidaklah mudah. Saya pernah dengar di pengajian, emosi
timbul juga karena tubuh kita sedang dikuasai setan. Harus menyikapi dengan
rasa sabar dan metode tersendiri dari diri sendiri. Salah satunya megontrol
emosi bias saja dengan berdiam diri.
Meluapkan kekesalan
merupakan hal yang wajar. Pada saat emosi,diri kita dikuasai hawa negative kita,
dimana bisa menjadi hal yang besar, diantaranya keributan dan kerusakan. Orang yang
mudah emosi bisa dibilang orang yang lemah, karena saat ada kesalahan emosi itu
akan muncul. Jika ingin tidak ada perselisihan atau keributan hendaknya
mengindar dari tempat yang mengundang munculnya emosi. Dan sekalinya sudah
hilang emosi, pasti belum tentu hilang seluruhnya.
Menurut saya
mengendalikan emosi bisa dibilang sangat mudah. Jika kita sedang berselisihan
dengan orang, bersikaplah dengan kepala dingin dan pikiran tenang. Dari situ
emosi kita yang keluar bisa kita kurangi. Selain itu perbanyak mendekatkan diri
kepada sang pencipta, perbanyak ibadah serta dzikir. Alangkah baiknya hidup
dibikin santai.
Pengalaman
saya terhadap emosi terbanyak yaitu dijalan raya. Sering berselisih paham
dengan pengendara motor lain. Selain motor sopir-sopir angkutan kota juga
sering meninbukan emosi saya. Pernah suatu saat saya disenggol oleh pengendara
motor, saya sudah diam tetapi pengendara motor yang menyenggol saya justru yang
emosi terhadap saya. Saya yang sudah sabar terpancing emosi dan adu mulut. Sampai
sampai nyaris saja bertikai ditengah jalan.
Untung saja
ada pengendara lain yang melerai saya dan pengendara motor yang berselisih
paham dengan saya. Setelah dipisah baru disitu saya berdiskusi mencari
solusinya. Pada saat mencari solusi saya sudah dalam keadaan berfikiran dingin,
jadi timbulah solusi. Selain itu saya juga pernah berselisih paham oleh teman
saya
Meredakan emosi
sebenarnya banyak caranya, tergantung kita menyikapi emosi diri kita sendiri
itu. Pertama dengan memfokuskan pikiran yang sedang kita tuju, jika memang
pikiran kita buntu, beristirahatlah sejenak menenangkan pikiran kita dengan
minum teh hangat maupun kopi. Menurut saya kopi juga sangat baik untuk
menghiangkan emosi kita. Membuat pikiran menjadi tenang kenbali dan stabil. Disamping
itu kita juga harus mengingat dampak negative dari emosi itu yang akan terjadi.
Setelah pikiran
kita tenang dan stabil, barulah kita menyelesaikan pekerjaan kita. Selain itu
kita bisa juga dengan mengatur pernafasan sejenak. Menghirup udara dalam dalam,
lalu mengeluarkan melalui mulut. Banyak olahraga bisa juga membantu tubuh kita
menjadi relax, segar kembali dari kepenatan sehari-hari. Cukup dengan setengah
jam berolahraga bisa mambantu menjernihkan pikiran kita. Selain itu atur pola
tidur kita sehari-hari. Kurang tidur juga tidak baik bagi kesehatan tubuh kita.
Kumpul-kumpul
dengan teman hanya sekedar sharing atau bercanda, selain itu juga bisa menambah
keakraban kita sesame teman. Jika memang masih mempunyai dendam atau perasaan
marah, segeralah menyelesaikan masalah tersebut, menyimpan dendam juga akan
menambah besar masalah dan emosi kita. Cari bantuan terhadap teman untuk
menanyakan solusi dari masalah kita. Jika kita bertemu orang yang akan membuat
emosi hendaknya menghindar dari orang tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar