Penulisan Ilmiah atau yang sering disebut PI, bagi mahasiswa
Universitas Gundarma siapa yang tidak tau PI itu apa. Di semester 6 pasti dapat
itu apa yang namanya Penulisan Ilimiah. Sebuah penulisan yang didalamnya menjelaskan
program atau hasil hasil penelitian yang telah kita kerjakan. Selain itu
penulisan ilimiah yaitu sebagai syarat yang harus dikerjakan untuk bisa menuju
sidang sarjana.
Pada
kesempatan kali ini saya akan membagi pengalaman suka dan duka terhadap
Penulisan Ilimiah tersebut. Awalnya saya bingung akan mengambil tema tentang
apa. Dan setelah saya minta saran ke teman-teman, ketemulah tema yang akan saya
bikin. Saya mengambil tema "PEMANFAATAN
POHON KELAPA DENGAN MENGGUNAKAN BLENDER DAN UNITY“. Tema tersebut saya
ambil karena saya rasa pohon kelapa dalam kehidupan sehari-hari sangatlah
penting. Awalnya saya bingung akan menggunakan tema apa, tetapi setelah
berfikir saya mengambil tema tersebut. Awal dari mengerjakan Penulisan Ilmiah
memang terasa berat, dan di semester 6 saya tidak selesai dalam penulisan
ilmiah sehingga mulur sampe semester 8. Awalnya memang saya terbebani oleh
Penulisan Ilmiah tersebut karena sudah semester 8 juga belum kelar. Dan di
semester 9 saya bertekad harus selesai dalam Penulisan Ilmiah ini.
Bab
demi bab saya selesaikan dengan mempercepat pengerjaan. Sudah pasti revisi pun
telah menghadang di depan. Banyak yang harus di revisi kembali. Awalnya masih
semangat dalam mengerjakan revisi demi revisi. Semakin kedepan saya merasa banyak
sekali yang di revisi. Pada akhirnya saya mulai merasa lelah dan bingung dengan
revisi tersebut. Saat itu saya mulai merasa bermalas malasan untuk mengerjakan
revisi, lewatlah kesempatan di satu semester untuk mengejar teman-teman saya.
Pada
akhirnya disuatu hari saya bermain ke kost teman saya, dan teman saya
menanyakan tentang kuliah saya. Disitulah saya merasa malu jika setiap ditanya
tentang kuliah saya, karena teman-teman saya yang lain sudah lulus dan saya
masih dalam tahap Penulisan Ilmiah. Sesampainya saya dirumah disitulah saya
mempunyai semangat kembali untuk menyelesaikan Penulisan ilmiah saya.
Pada
saat itu saya merasakan ada semangat baru untuk menyelesaikan Penulisan Ilmiah
saya. Mulai lah saya menyusun kembali dari awal, selain itu juga dibantu oleh
teman saya. Sempat juga saya bingung dipertengahan, dikarenakan aplikasi yang
saya bikin tidak bekerja. Saya coba kembali periksa kesalahan ada dimana, setelah
ketemu baru saya merasa lega, karna bisa memecahkan masalahnya.
Serta berkat dukungan dan doa dari orang tua
saya juga, saya bisa melewati masa masa tersebut. Dari yang tadinya malas
menjadi bersemangat. Karena saya sadar tanpa mereka saya tidak bisa sampai saat
ini. Nasehat demi nasehat selalu diberikan kepada saya.

